Cara Penanaman Singkong Dan Perawatannya LENGKAP

Mungkin penanaman singkong tidaklah sulit bagi Anda yang sudah lama menggeluti hal ini. Namun, untuk para pemula yang baru didunia pertanian, akan terasa sangat sulit. Tapi jangan khawatir saya akan berbagi pengalaman saya untuk Anda pelajari dan mudah-mudahan dapat Anda fahami dan dapat diaplikasikan.

Sebelum ke pokok permasalahan sayang inngin memberi sedikit penjelasan tentang apa itu singkong?

Singkong juga dikenal sebagai yuca dan akar merupakan bagian penting karna tepungnya. Sebab singkong mengandung 30 persen tepung dan tinggi karbohidrat. Biasanya singkong dimasak dan dimakan seperti kentang. Singkong berasal dari Brazil dan Paraguay, namun banyak negara lain yang belajar bagaimana cara penanaman singkong.

Nah, ketika kita membicarakan "Yuca" ada perbedaan penting dalam ejaan dan arti dari banyak kata-kata serupa. Ambil contoh, yucca dan yuca. Ini keduanya adalah tanaman tapi salah satunya memiliki makna pertanian dan gizi, sementara yang lain adalah kasar, tandus tempat tinggal makhluk hidup. Kurangnya "c" di salah satu nama menyoroti salah satu perbedaan antara yucca dan yuca. Baca terus untuk mencari tahu mengapa yuca, atau singkong, merupakan sumber pangan global dan tanaman ekonomi penting.

Apakah Yucca Dan Singkong Sama?

Yuccas adalah bunga, merupakan tanaman tahunan, yang memiliki toleransi yang luar biasa terhadap kekeringan, di daerah kering. Mereka berada dalam keluarga lily atau agave dan umumnya tumbuh sebagai mawar dari runcing daun yang muncul dari pusat batang. Peradaban kuno dan lebih populasi asli yang makan akar yucca tersebut. Ini adalah salah satu kesamaan tanaman yang dimiliki dengan singkong.

Jadi apakah yucca dan singkong merupakan tanaman yang sama? TIDAK, Mereka bahkan tidak terkait dan lebih memilih iklim berbeda untuk tumbuh. Satu-satunya kesamaan adalah nama yang mirip dan penggunaan akar sebagai sumber makanan.

Mungin itu saja sedikit pengertian singkong yang saya bahan disini. Jika Anda ingin lebih tahu apa itu singkong silahkan Anda baca Artikel saya berikut :

Cara Penanaman Singkong Dan Perawatannya


Cara Penanaman Singkong Lengkap

1. Pemilihan Bibit Singkong

Untuk masalah bibit, kita dapat mempersiapkannya dari hasil panen singkong sebelumnya, atau anda bisa membelinya ke petani lain jika Anda baru mau memulai menanam singkong. Seperti apa bibit yang baik?

  • Bibit singkong yang baik adalah yang telah memiliki umurnya maksimal  antara 6 hingga 8 bulan.
  • Memiliki ukuran atau berdiameter 2-3 cm.
  • Merupakan bibit unggul jika batang pohon singkong tersebut menghasilkan singkong yang besar dan baik.
  • Satu batang pohon bisa kita potong menjadi beberapa bagian dengan ukuran panjang antara 10 sampai15cm (saya sarankan 15cm).

2. Persiapan Lahan Penanaman Singkong

Siapkan Lahan atau Tanah yang akan kita tanami singkong, untuk luas tanah bisa Anda sesuainkan/perkiraakan dengan kebutuhan. Lalu seperti apa persiapan untuk lahan penanaman singkong?

  • Bersihakan lahan dari rerumputan liar, Anda bisa menggunakan bahan kimia dengan cara menyemprotkannya atau dengan cara manual seperti biasa. Sisa rerumputan bisa kita gunakan untuk pupuk nantinya, jadi jangan dibuang.
  • Setelah lahan bersih dari rerumputan. Selanjutnya lahan harus digemburkan terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan alat pertanian biasa seperti cangkul dll atau dengan alat modern lainnya.
  • Jika tanah sudah digemburkan, campurlah tanah dengan pupuk kandang dan juga sampah rerumputan. Kemudian biarkan beberapa hari hingga berubah menjadi kompos.

3. Penanaman Bibit Singkong

Sesudah tahap ke-2 selesai. Tiba waktunya untuk penanaman bibit singkog yang telah siap.

PENTING!! Sebelum bibit ditanam PERHATIKAN TUNAS BATANG. Jangan sampai tunas terbalik dan salah penanaman. Bagaimana cara penanamannya?

  • Akan sangat baik jika penanaman singkong di lakukan pada awal musim(awal musim panas ataupun awal musim penghujan).
  • Tanam atau tancapkan batang/bibit dengan posisi miring. Tujuannya adalah agar ketika panen nanti tidak akan terlalu sulit untuk mencabut umbi/singkong nya.
  • Tanam batang pada kedalaman 7-13cm(sesuaikan dengan ukuran panjang pada batang bibit).

(Sebagai acuan, Lahan dengan luas tanah 1ha. Dapat menampung sebanyak 10.000 batang/bibit singkong. Sebab itu Anda harus pintar dalam menyesuaikan lahan dengan kebutuhan Anda.)

4. Pemupukan dan Perawatan

Andai Anda terkendala dengan masalah dana, Anda tidak diharuskan untuk memberikan pupuk ke tanaman singkong ini. Sebab tanpa pupukpun, singkong akan mampu tumbuh. Namun, jika Anda ingin mendapatkan hasil yang maksimal, pemupukan akan menjadi sebuah keharusan. Perawatan yang harus Anda lakukan Adalah :

  • Jika bibit singkong sudah berumur 2 atau 3minggu. Anda perlu melakukan penyulaman bila ada bibit yang tidak tumbuh/mati.
  • Pada umur 1 hingga 1,5 bulan, Anda harus mengurangi/membuang tunas yang tumbuh pada bibit. Singkong yang mampu menghasilkan bobot sempurna biasanya hanya memiliki 2 tunas.
  • Lakukan penyiangn yakni membersihahkan tumbuhan/rumput liar yang ikut tumbuh dibawahnya. Lakukan hal ini setelah umur bibit +-2 sampai 3 bulan. Sebab pada umur tersebut singkong rentan akan penyakit seperti hama yang disebut tungau merah, dan juga hama daun.

5. Pemanenan Singkong

Ini merupakan poin yang sangat ditunggu-tunggu. Bagaimana tidak, Setelah sekian lama dan banyak sekali yang sudah kita lakukan, hasil kerja keras kita akan terlihat pada poin ini.

  • Pemanenan singkong yang baik adalah ketika usianya minimal sudah mencapai umur 6 atau 9 bulan dan akan lebih baik jika umurnya telah mencapai maksimal yakni umur 12 bulan.
  • Untuk cara memanen singkong, saya sarankan jangan memakai cangkul. Pakai alat lain seperti linggis dll. Sebab jika pada saat memanen Anda menggunakan alat cangkul, kemungkinan besar singkong akan terpotong oleh cangkul.

6. Persiapan Ulang Untuk Penanaman Singkong

Setelah pemanenan, alangkah baiknya Anda langsung mempersiapkan kembali untuk penanaman singkong. Lakukan persiapan seperti hal berikut :

  • Kumpulkan batang singkong setelah pemanenan. Batang singkong yang baru kita panen dapat dijadikan bibit penanaman berikutnya.
  • Simpan batang singkong dan tempatkan di tempat yang teduh
  • Tutup calon bibit tersebut dengan dedaunan atau alat lain. Fungsinya untuk melindungi calon bibit singkong agar tidak kering.


Lakukan kembali ke tahap pada poin pertama dan begitu seterusnya.

Rangkuman

Berhasilnya penanaman singkong bergantung pada iklim tropis dan setidaknya delapan bulan cuaca hangat/paanas.

Tanaman ini lebih suka tanah kering dan curah hujan yang sederhana, akan tetapi singkong dapat bertahan hidup walaupun dengan tanah basah. singkong tidak mentolerir suhu beku dan pertumbuhan terbaik adalah ketika mereka di bawah sinar matahari penuh.

Penanaman singkong dari awal sampai panen dapat berlangsung hingga 18 bulan. Tanaman dimulai dari propagul yang terbuat dari bagian batang yang matang. Ini adalah batang yang di stek 2 sampai 3 inci dengan beberapa benjolan/tunas sepanjang batang. Baringkan potongan/stek batang di tanah yang disiapkan (kebun atau dalam pot) dan biarkan di lokasi yang cerah (cahaya tidak terhalang).

Tanam batang stek dalam ruangan sampai suhu di luar setidaknya 70 F. (21 C.). Transplantasi mereka di luar ketika stek telah tumbuh dan memiliki setidaknya 2 inci pertumbuhan.

Perawatan Tanaman Singkong

Tanaman singkong menghasilkan daun besar. Mereka dapat berkembang di musim panas tahunan. Suhu hangat yang membuat pertumbuhannya jadi lebih cepat.

Ada beberapa hama pemakan daun yang menyebabkan kerusakan dedaunan, akan tetapi, hal ini agak jarang, sebab tanaman ubi kayu relatif bebas penyakit dan hama.

Perawatan dalam penanaman  singkong yang baik harus mencakup penggunaan pupuk dengan porsi sedikit di musim semi. Hal ini untuk menjaga tanaman cukup lembab.

Sebelum musim dingin datang, alangkah baiknya memindahkan tanaman ke pot di dalam ruangan, untuk melestarikan tanaman. Penanaman singkong di lokasi remang hangat dan transplantasi di luar ketika tanah panas kembali.
(Karena di Indonesia hanya ada dua musim, jadi untuk poin yang ini di abaikan saja)

Tidak begitu sulitkan? Cara penanaman Singkong ini bisa diterapkan di mana saja.. Namun untuk menghasilkan Singkong yang baik Anda perlu mengetahui kandungan gizi pada tanah yang akan digunakan untuk Penanaman singkong.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Cara Penanaman Singkong Dan Perawatannya LENGKAP"

Posting Komentar

Gunakan form komentar dengan bijak.. Jika isi komentar berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar dengan link aktif, Tidak akan kami ditampilkan!