Proses Cara Membuat Tepung Pati/Tapioka dari Singkong

Proses Cara Membuat Tepung Pati atau Tapioka Dari Singkong - Pati menjadi dan merupakan salah satu dari sekian banyak substansi penting di dunia yang dapat diupdate/diperbaharui dan pati juga merupakan sumber daya yang tak terbatas.

Pati dapat dihasilkan dari berbagai biji–bijian atau tanaman yang menghasilkan umbi akar. Untuk penggunaannya, sebagian besar Pati dipakai untuk sebagai bahan pangan. Akan tetapi jika kita proses kembali menggunakan berbagai proses biologi, kimia dan juga fisika, pati dapat dikonversi menjadi bermacam-macam produk. Saat ini Pati banyak digunakan sebagai bahan baku untuk pangan, tekstil, kertas, minuman, perekat, farmasi dan berbagai bahan bangunan.

Nah, disini saya akan membahas cara memproduksi tepung pati dengan bahan dasar singkong. Sebab singkong terbukti mempunyai banyak sekali karakteristik unggul dibanding bahan dasar lain yang digunakan sebagai bahan pembuatan Pati, antara lain :

  • Singkong memiliki Tingkat kemurnian yang cukup tinggi.
  • Karakter Pengental dengan nilai yang sangat baik.
  • Memilkki Rasa Netral.
  • Tekstur lembut
  • Sebagai bahan mentah yang sangat murah.
  • Mengandung Kadar Pati yang tinggi.
  • Sangat mudah untuk diekstrak dengan proses yang sederhana dibanding sumber pati lain sehingga layak untuk diproduksi dengan baik dalam skala kecil dan kapital terbatas.
  • Banyak diminati oleh para industri perekat sebab pati dari singkong dapat membuat perekat jadi lebih halus, cair dan juga stabil.
  • Memiliki Pasta Lebih jernih Daripada yang lain.


Keungulan karakteristik diataslah yang membuat singkong banyak sekali peminatnya.

Oh ya, Mungkin banyak orang yang tidak mengetahui jika pati terbagi menjadi 2 jenis pilihan. Ada yang disebut Pati Murni atau Native Strach, ada juga Pati Modifikasi atau Modifed Strach. Maka dari itu Anda harus sangat cermat dalam memilih produk Pati. Akan saya jelaskan sedikit tentang ke-2 Pati tersebut.

Jenis-jenis Pati

1. Pati Murni ( Native Starch )

Yang pertama adalah Pati Murni. Merupakan Pati yang diproduksi melewati prosess pemisahan dengan cara alamiah, dengan tidak menambahkan zat kimiawi apapun kedalamnya. Jenis Pati murni ini yang biasanya dapat Anda gunakan secara langsung ketika mengolah beberapa jenis makanan, sebagai contoh Mie.

2. Pati Modifikasi ( Modified Starch )

Jenis Pati Ke-2 ini biasanya dipakai untuk kebutuhan berbagau industri. Supaya bisa dipakai untuk keperluan industri, Pati Murni tadi diproses ulang mulai dari mulai merubah pola granula, merubah bentuk dan juga komposisi amilase dan molekul amilopectin, merubah temperatur pada pasta, pada rasio kekentalan, seberapa ketahanan terhadap panas, asam dan agitasi mekanik sampai sifat ion. Modifikasi tersebut ditujukan untuk memenuhi syarat standar tertentu untuk disesuaikan dengan karakteristik yang diperlukan oleh industri.

Ke dua jenis pati di atas sangat diperlukan untuk berbagai keperluan di dunia. Bahkan ini merupakan peluang hisnis yang menjanjikan. Jadi tidak ada salahnya jika Anda memulai bisnis memproduksi pati. Mungkin Anda bertanya-tanya, seperti apa dan bagaimana cara memproduksi pati? Sabar, saya akan jelaskan dibawah.

Baca Juga :

Proses Cara Membuat Tepung Pati/Tapioka dari Singkong


PRODUKSI TEPUNG PATI SINGKONG

Karna kemajuan teknologi yang begitu pesat, dalam industri tepung tapioka atau tepung pati, kini teknologi yang banyak digunakan dapat kita dikelompokkan menjadi 3.

1. Tradisional

Merupakan industri pengolahan Pati/tapioka yang masih memerlukan sinar matahari sebagai panas. Untuk memproduksi dengan metode ini akan sangat ketergatungan pada iklim/musim. Sebab jika musim penghujan datang otomatis produksi akan terhenti.

2. Semi Modern

Merupakan industri pengolahan Pati/tapioka yang telah menggunakan sebuah mesin dalam pengeringan. Sebagai contoh oven. Jadi metode ini tidak bergantung pada iklim/musim.

3.Full Otomate

Merupakan industri pengolahan Pati/tapioka yang sudah menggunakan sebuah mesin otomatis, dari mulai proses awal saampai dengana produk siap untuk dipasarkan. Industri tapioka/pati yang telah menggunakan alat full otomate ini akan mempunyai efisiensi yang sangat tinggi, karena dalam proses semua produksi hanya akan memerlukan SDM yang sedikit, waktu yang digunakanpun akan lebih pendek, selain itu Industri dengan metode ini biasanya  menghasilkan tapioka dengan kualitas baik.

Itulah 3 pilihan metode untuk Anda pilih sesuai kebutuhan. Jika Anda berenca untuk berbisnis tepung tapioka, maka tidak ada salahnya untuk memilih opsi yang ke-3. Namun jika Anda hendak membuat tepung pati untuk kebutuhan sendiri, akan lebih baik Anda memilih opsi ke-2. Kenapa? Sebab jika menggunakan metode pertama Anda akan menghabiskan banyak waktu, akan lebih baik Anda menggunakan Oven sebagai alat pembatu dalam proses pengeringan. Selanjutnya saya akan menjelaskan beberapa langkah dalam memproduksi atau membuat Tepung pati.

PROSES PRODUKSI MEMBUAT TEPUNG PATI


1. Pengupasan

Yang pasti langkah pertama adalah proses pengupasan singkong. Hal dapat Anda lakukan dengan teknik manual yang tujuannya untuk memisahkan antata daging singkong dengan kulit. Selama proses pengupasan, sortasi atau pemilihan juga harus Anda lakukan. Ini akan memudahkan dalam memilih singkong yang memiliki kualitas tinggi atau tidak. Biasanya Singkong yang berkualitas rendah tidak dipakai untuk dijadikan tepung, namun Anda dapat menggunakannya untuk pakan ternak atau dikonsumsi sendiri.

2. Pencucian

Proses yang ke-2 dapat dilakukan dengan metode manual yaitu dengan cara meremas singkong yang telah dikupas di dalam bak atau wadah yang berisi air, pastiya bertujuan untuk membersihkan kotoran yang menempel hingga kulit singkong berwarna putih.

3. Penghalusan atau Pemarutan

Selanjutnya masuk ke tahap pemarutan. Kenapa harus dihaluskan atau diparut? karena jika tidak diparut, akan menyulikan kita dalam proses selanjutnya. Jadi hal ini bukan lain untuk mempermudah proses ditahp berikutnya.

4. Pemerasan atau Ekstraksi

Proses ini ada 2 metode yakni :

4.1 Cara Manual

Tambahkan sedikit air pada singkong yang telah diparut tadi. Pemerasan bubur singkong yang dilakukan secara manual bisa menggunakan sehelai kain saring, lalu diremas dan cairannya ditampung ke dalam sebuah wadah. Cairan tersebut adalah pati.

4.2 Cara Automatic Dengan Mesin

Bubur singkong diletakkan pada atas saringan mesin. Ketika saringan dinyalakan dan bergerak, kemudian ada penambahan air yang biasanya melalui sebuah pipa. Lalu hasil pati akan secara otomatis tertampung dalam sebuah bak pengendapan.

5. Pengeringan


Proses pengeringan juga bisa dilakukan dengan beberapa metode yaitu :

Baca Juga :


5.1 Penjemuran

Kumpulkan endapan yang dihasilkan setelah proses pemerasan, selanjutnya pati dijemur menggunakan lembaran plastik atau tampah yang terbuat dari bambu. Jemur selama 2hari atau 48jam hingga didapatkan 14 % MC ( Moisture Content/ Water Conten )

Metoda ini sangat membutuhkan lahan yang cukup luas untuk menjemur, sebab teknik ini menggunakan sinar matahari. Pada musim penghujan, penjemuran tak mungkin dapat dilakukan kecuali Anda memiliki atau membuat semacam ‘green house’ yang dipergunakan seperti layaknya ‘oven’.

5.2 Pengeringan Hibrida

Metoda pengeringan ini dapat Anda lakukan dengan cara menjemur endapan pati selama 1 hari diluar, kemudian ditambah dengan alat bantu seperti oven atau bisa juga dengan mengalirkan  udara panas ke sebuah area/kamar pengeringan (indoor)

5.3 Pengeringan Mekanis

Pengeringan ini dilakukan dengan menggunakan mesin seluruhnya, yang biasanya digerakkan oleh sebuah generator ataupun listrik.

Dalam proses ekstrak pati dari singkong jauh lebih sederhana, sebab hanya sedikit substansi sekunder misalnya protein. Ditambah hasil terbaik dalam ekstraksi Pati Singkong bisa dihasilkan hanya dengan penambahan air, ini menjadikan proses cara membuat Pati dan Tepung dari singkong akan sangat sesuai untuk banyak negara berkembang dan juga industri rural.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Proses Cara Membuat Tepung Pati/Tapioka dari Singkong"

Post a Comment

Gunakan form komentar dengan bijak.. Jika isi komentar berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar dengan link aktif, Tidak akan kami ditampilkan!