Tepung Singkong VS Tepung Lain/Pati

Hari ini kita akan bicara tentang Perbandingan Tepung Singkong/Gaplek dengan Tepung-Tepung Lain yang memang sering kali dipakai dalam pembuatan Makanan Seperti Kue, Roti Dan lainnya.

Sebelum kita bahas lebih lanjut alang baiknya Anda mengetahui Kandungan Nutrisi Singkong terlebih dahulu yang dapat Anda baca artikelnya di link berikut.


Tepung Singkong Vs Tepung Lain/Pati

1. Singkong Tepung vs Tapioka Pati

Tepung Gaplek/Singkong dan tepung tapioka (juga kadang-kadang disebut tapioka Pati) dibuat dari tanaman yang sama. Namun, mereka berasal dari bagian yang berbeda dari tanaman ini. Tanaman singkong itu sendiri mempunyai warna cokelat dengan kulit kasar, sementara didalamnya lembut dan warnanya kuning keputihan.

Tapioka adalah pati dikelantang dan diekstrak dari akar singkong, sedangkan Tepung Singkong/Gaplek adalah lebih dari itu yang terbuat dari keseluruhan akar. Ekstraksi biasanya tidak diperlukan untuk membuat Tepung Gaplek sejak itu telah tumbuh secara alami, dikupas, dikeringkan dan lalu digiling.

Kedua produk bebas gluten, bebas biji-bijian/gabah, bebas kacang-kacangan dan sering ditambahkan ke resep untuk penebalan. Tapioka sering digunakan untuk mengentalkan cairan, puding buatan sendiri atau mouse, dan saus manis, sementara ubi kayu bekerja lebih seperti memasak biasa atau memasak tepung.

Hal ini diyakini Tepung Singkong/Gaplek juga lebih mudah untuk dicerna bagi kebanyakan orang karena tepung ini kurang terkonsentrasi di Pati murni.

2. Tepung Singkong/Gaplek vs Garut

Garut adalah produk tepung makanan lain yang mirip dengan tapioka. Tepung ini dibuat dari beberapa akar dari berbagai tanaman, termasuk singkong atau ubi pohon, tetapi juga varian tanaman tropis lain yang tumbuh di Asia dan Afrika. Seperti tepung tapioka dan ubi kayu, tinggi di Pati, bebas gluten dan sering digunakan untuk mengentalkan resep.

Ketika dikombinasikan dengan air, ia membentuk sebuah konsistensi gel seperti yang mirip dengan pati jagung, menjadikannya bahan untuk memanggang. Di seluruh dunia, Garut ditemukan dalam biskuit, puding, jeli, kue, saus pedas, susu dan kaldu.

Hal ini dianggap mudah dicerna, bahkan untuk orang dengan pembatasan Diet, masalah pencernaan atau kerentanan tinggi untuk diare. Seperti tepung tapioka dan ubi kayu, Garut adalah karbohidrat yang hampir murni, dengan sangat sedikit protein atau lemak.

3. Tepung Singkong/Gaplek vs Tepung Terigu

Tepung terigu biasanya terbuat dari gandum yang diperkaya, dikelantang. Ini adalah kenaikan diri dan biasanya berisi baking powder, yang membuat banyak produk dipanggang gembos, ringan dan ideal.

Namun, ini juga mengandung gluten dan sangat rendah nutrisi yang tersedia didalamnya seperti serat atau vitamin B, karena ini akan dihapus selama proses manufaktur.

Kadang-kadang tepung terigu "diperkaya" kembali untuk menambahkan nutrisi sintetis ke dalamnya, tetapi hal ini tidak sama dengan memperoleh nutrisi dari makanan yang tidak diproses kembali! Alasan terbesar untuk menghindari tepung terigu adalah karena bagaimana cara diprosesnya dan sulit untuk dicerna.

Ini adalah salah satu sumber terkemuka gluten dalam diet banyak orang, yang merupakan alergen Umum dan protein inflamasi yang sering dikaitkan dengan masalah usus dan masalah pencernaan, seperti sindrom usus bocor.

Masih ragu untuk konsumsi Tepung Singkong..? Silahkan berikan pendapat anda di kolom komentar. Anda juga dapat membuatnya sendiri dengan mengikuti langkah-langkah yang ada pada Artikel Cara Membuat Tepung Singkong.

Anda pun bisa mencoba resep yang sudah kami uji, yakni Resep Membuat Brownis Coklat.

Terima Kasih

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Tepung Singkong VS Tepung Lain/Pati"

Post a Comment

Gunakan form komentar dengan bijak.. Jika isi komentar berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar dengan link aktif, Tidak akan kami ditampilkan!